Blog  

Nur Misbahullah Maju Calon Ketua PB HPMB-Raya, Dorong Kepemimpinan Visioner Progresif di Kongres IX

Bantaeng, Jejakkriminal– Kontestasi menuju Kongres Ke-IX Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng Raya (HPMB-Raya) semakin mengkristal dengan munculnya figur-figur yang membawa arah dan watak kepemimpinan berbeda. Salah satunya adalah Nur Misbahullah, yang resmi menyatakan maju sebagai Calon Ketua Pengurus Besar HPMB-Raya.

Nur Misbahullah merupakan demisioner Ketua Pengurus Cabang Ba’ba Eja dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Partisipasi Masyarakat Pengurus Besar HPMB-Raya Periode 2023–2025. Pengalaman panjang di bidang advokasi dan kerja-kerja partisipatif menempatkannya sebagai kandidat yang lekat dengan isu keberpihakan, kebijakan publik, serta penguatan peran sosial organisasi.

Dalam pernyataannya, Nur Misbahullah menegaskan bahwa HPMB-Raya harus keluar dari pola gerak reaktif dan berani menata arah perjuangan yang lebih visioner serta berdampak nyata bagi kader dan masyarakat.

“HPMB-Raya tidak boleh hanya hadir saat konflik muncul. Organisasi ini harus mampu membaca masa depan, menyusun strategi, dan memastikan keberpihakan kita nyata dan terukur,” tegasnya.

Pada Kongres Ke-IX ini, Nur Misbahullah mengusung tagline:

 

“Visioner Progresif”

Tagline tersebut menjadi penegasan arah kepemimpinan yang menggabungkan pandangan jauh ke depan, keberanian melakukan pembaruan, serta konsistensi dalam kerja-kerja advokasi dan partisipasi masyarakat.

Adapun Visi dan Misi yang diusung Nur Misbahullah adalah sebagai berikut:

Visi

Mewujudkan HPMB-Raya sebagai organisasi pelajar dan mahasiswa yang visioner, progresif, dan berdaya advokasi, serta menjadi kekuatan strategis dalam mendorong keadilan sosial dan pembangunan Bantaeng Raya.

Misi

1. Memperkuat peran advokasi HPMB-Raya dalam mengawal kebijakan publik yang menyentuh kepentingan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat.

2. Mendorong partisipasi aktif kader dalam isu sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah secara terstruktur dan berkelanjutan.

3. Mengembangkan kapasitas intelektual dan analisis kader agar mampu membaca tantangan masa depan dan meresponsnya secara progresif.

4. Menata arah gerakan organisasi agar tidak reaktif, melainkan berbasis perencanaan strategis dan data.

5. Membangun HPMB-Raya sebagai organisasi yang independen, kritis, dan konsisten dalam keberpihakan.

Munculnya Nur Misbahullah dalam bursa calon Ketua PB HPMB-Raya menambah bobot intelektual dan advokatif dalam dinamika Kongres Ke-IX. Dengan latar belakang advokasi dan keterlibatan langsung dalam kerja-kerja partisipasi masyarakat, pencalonan ini dipandang sebagai tawaran kepemimpinan yang tidak hanya keras dalam sikap, tetapi juga matang dalam perencanaan.(*)

Kongres Ke-IX HPMB-Raya pun kian menjadi arena penentuan arah: apakah organisasi akan bergerak secara sporadis, atau melangkah dengan kepemimpinan visioner progresif yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat Bantaeng Raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250