Breaking News
Hadapi agenda HUT RI dan Pacu Jalur, Pj Sekda Kuansing Kumpulkan Camat Se-Kabupaten Hadapi agenda HUT RI dan Pacu Jalur, Pj Sekda Kuansing Kumpulkan Camat Se-Kabupaten Kuansing – Mengahadapi agenda Hari ulang tahun Republik Indonesia ke 81 dan festival pacu jalur nasional di tepian Narosa teluk Kuantan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Camat Se-Kabupaten Kuansing di Ruang Rapat Plt Bupati, Rabu 5 Agustus 2026. ​Rakor tersebut ini dipimpin oleh Plt Bupati Kuansing yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Drs. Muradi, M.Si., Pertemuan camat se kuansing bersama pemerintah kabupaten Kuansing ini adalah memperkuat sinergi antar perangkat daerah menjelang rangkaian agenda besar, yakni HUT ke-81 RI, dan Event Nasional Pacu Jalur 2026. ​ Dalam arahannya, Pj Sekda Muradi menegaskan bahwa kesamaan langkah antar instansi menjadi kunci sukses penyelenggaraan seluruh agenda daerah tersebut. ​”Kita tidak boleh lagi bekerja sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas. Seluruh perangkat daerah harus memiliki kesamaan langkah dan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Muradi. ​Menyikapi keterbatasan anggaran dan tantangan ekonomi saat ini, Muradi juga menginstruksikan para camat dan jajaran OPD untuk mengedepankan efisiensi serta inovasi tanpa mengurangi kemeriahan acara. ​”Di tengah situasi efisiensi sekarang, kemas kegiatan-kegiatan tersebut secara sederhana namun tetap sarat makna dan meriah,” lanjutnya. ​ Plt Bupati Kuansing, Akan Berikan Bantuan Rp 1 Juta Rupiah Setiap Jalur yang Ikut Berpartisipasi di Event Pacu Jalur Tepian Narosa Agustus 2026 Diskominfoss Kuansing Perkuat Koordinasi Jelang Festival Pacu Jalur Di Tepian Narosa Agustus 2026 Mendatang
Berita  

Pacu Jalur Mendunia, Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM Daftarkan ke UNESCO

JAKARTA  – Langkah bersejarah dilakukan Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, dengan secara resmi menyerahkan surat permohonan agar Pacu Jalur dimasukkan ke dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO. Aksi ini dilakukan dalam agenda khusus bertajuk Temu Media Tradisi Pacu Jalur di Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (10/7/2025).

Didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, Bupati menyerahkan langsung dokumen tersebut kepada Menteri Kebudayaan RI, Dr. Fadlizon, di hadapan puluhan awak media nasional. Suasana penuh semangat mewarnai pertemuan yang menjadi penanda keseriusan Pemerintah Kuansing dalam mengangkat budaya daerah ke level dunia.

Bupati Suhardiman, yang juga bergelar adat Dt. Panglimo Dalam, menegaskan bahwa Pacu Jalur adalah lebih dari sekadar perlombaan perahu tradisional. “Ini adalah warisan leluhur yang sarat makna tentang persatuan, spiritualitas, dan jati diri masyarakat Melayu di tepian Sungai Kuantan,” ungkapnya.

Ia berharap pengakuan dari UNESCO akan menjadikan Pacu Jalur sebagai bagian dari khazanah budaya dunia yang dihargai dan dijaga oleh generasi mendatang, serta menjadi simbol kebanggaan nasional dari Riau untuk dunia.

Menteri Kebudayaan Dr. Fadlizon menyambut antusias usulan tersebut. Ia memuji langkah cepat yang dilakukan Pemkab Kuansing dalam upaya pelestarian budaya. “Kami sangat mengapresiasi. Kementerian siap mengawal proses ini hingga ke UNESCO. Pacu Jalur adalah warisan yang layak mendapat panggung global,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fadlizon menyatakan bahwa budaya seperti Pacu Jalur menjadi pengikat kuat di tengah perubahan zaman, dan langkah pelestarian ini perlu didorong oleh sinergi pusat dan daerah.

Dengan ini, proses panjang menuju pengakuan dunia untuk Pacu Jalur resmi dimulai. Masyarakat Riau dan seluruh rakyat Indonesia kini menaruh harapan besar agar tradisi ini kelak berkibar di daftar UNESCO, sejajar dengan warisan budaya dunia lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 728x250