Blog  

BBM Subsidi Diduga Raib Usai Ditemukan Unit Intel Kodim Maros: LIN Sulsel Soroti Akuntabilitas Aparat

Jejakkriminal.co.id, Maros.- Unit Intel Kodim 1422/Maros berhasil mengungkap lokasi dugaan penimbunan solar subsidi dalam jumlah besar di Lingkungan Panjalingan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, kini menjadi perhatian publik setelah barang bukti yang sebelumnya ditemukan dilaporkan hilang sebelum dilakukan serah terima kepada pihak kepolisian.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 12.50 WITA. Operasi di lapangan dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim 1422/Maros, Letda Inf. Bali Caco, setelah satu minggu melakukan pemantauan terhadap aktivitas mencurigakan di lokasi.

Dalam operasi itu, tim Intel Kodim menemukan sekitar 7 ton BBM jenis solar subsidi yang disimpan di dalam tandon dan jeriken. Selain solar, petugas juga mendapati satu mesin pompa serta satu unit mobil yang diduga digunakan dalam aktivitas penyaluran ilegal.

Empat orang yang berada di lokasi ikut diamankan untuk pemeriksaan awal. Mereka berinisial J, S, W, dan K. Dari hasil pendataan awal, J diduga menjadi penanggung jawab dan diketahui merupakan oknum wartawan dari salah satu media lokal. Sementara *S, W, dan K* disebut berperan sebagai pelansir maupun pemilik rumah yang dijadikan lokasi penyimpanan BBM.

Kodim Maros Bongkar Penimbunan Solar Subsidi, Oknum Wartawan Diduga Terlibat

Letda Inf. Bali Caco mengatakan bahwa pihaknya hanya melakukan dokumentasi dan segera berkoordinasi dengan pimpinan untuk langkah penanganan selanjutnya.
“Kami mendapati empat terduga pelaku di lokasi. Penanggung jawab kegiatan ini merupakan oknum wartawan. Setelah pendokumentasian, kami melaporkan temuan tersebut kepada Polres Maros melalui Kasat Intel,” ujarnya.

Kasat Intel Polres Maros, Iptu Asrul, membenarkan adanya laporan dari pihak Kodim dan menyatakan telah meneruskannya kepada Satreskrim untuk ditindaklanjuti.
“Laporan sudah kami terima dan telah kami teruskan,” jelasnya pada Senin (17/11/2025).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Ridwan Farel, menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Untuk sementara, kami akan cek di lokasi. Informasi awal kami peroleh dari media,” singkatnya.

Ketika tim media mendatangi lokasi pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 10.00 WITA, solar yang sebelumnya ditemukan sudah tidak berada di tempat. Hanya tandon kosong yang tampak tersisa.

Pemilik rumah, Kahar, membenarkan bahwa petugas Intel Kodim sempat datang pada Minggu siang.
“Mereka hanya meminta keterangan, mengambil dokumentasi, lalu meninggalkan TKP tanpa serah terima ke Polres,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pada sore hari setelah operasi, sejumlah kendaraan datang ke lokasi dan mengangkut solar yang sebelumnya ditemukan.
“Menjelang sore, barang bukti diangkut dan dipindahkan ke tempat lain,” kata Kahar.

Keesokan harinya, Senin pagi pukul 10.00 WITA, anggota Intel Polres datang ke lokasi (TKP) namun mendapati bahwa Barang Bukti BBM jenis Solar sudah tidak ada.

Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulsel, *Amir Perwira*, menyoroti hilangnya barang bukti tersebut dan mempertanyakan prosedur penanganan yang dilakukan oleh aparat.
“Prosedur penanganan perkara ini patut dipertanyakan. Hilangnya barang bukti jelas menimbulkan tanda tanya besar,” tegasnya.

Amir juga menilai penanganan kasus-kasus BBM ilegal oleh aparat di Kabupaten Maros masih jauh dari harapan publik.
“Dari tiga kasus BBM ilegal yang ditangani Polres Maros, belum ada hasil konkret. Temuan dari pihak Kodim pun tidak menunjukkan adanya keseriusan penindakan. Publik mempertanyakan akuntabilitas aparat,” ujarnya.

Ia bahkan menduga adanya pola koordinasi tertentu antara mafia BBM ilegal dan oknum aparat yang nakal sehingga praktik penyalahgunaan BBM subsidi terus berjalan.
“Kami mencurigai adanya dugaan korporasi maupun koordinasi antara pelaku dan oknum aparat sehingga praktik ini tidak pernah dituntaskan,” tutup Amir.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 728x250